Memulai Bisnis Online Step by Step

Cara Memulai Bisnis Online Minim Resiko (Step by Step)

www.hebosto.com

Kamis, 19 September 2019

Dibaca sampai tuntas. Supaya engga gagal paham. Tulisan ini dibuat dengan detail. Pahami baik-baik, kalau waktunya engga mau terbuang sia-sia.

Dan kalo yang mau copas tulisan Saya, harap izin terlebih dahulu. Supaya sama-sama enak. Hargai Saya sebagai penulisnya. Tentu Anda paham bagaimana keberkahan mempengaruhi kecukupan Rezeki Anda.

Bismillah…
 
Sejujurnya, Saya termasuk yang sangat menyayangkan apabila ada salah satu dari Anda memaksakan diri sekali untuk memproduksi produk sendiri dengan standard tinggi diawal-awal berbisnis.
 
Ini garis bawahi, awal-awal berbisnis. Tulisan ini konteksnya untuk Anda yang mau mulai bisnis online.
 
Kalau misalkan Anda sudah sangat berpengalaman di dunia bisnis dan paham market yang akan dituju seperti apa, ya engga masalah.
 
Saya hanya khawatir, Anda memproduksi sesuatu dengan penuh idealis tapi sebenarnya pasar engga terlalu membutuhkan itu.
 
Atau… yang parahnya lagi, pasar memang engga mau.
 
Bukan berarti Anda mengambil langkah yang salah apabila memproduksi bahan baku sendiri untuk berbisnis. Bukan. Karena Saya peduli dengan Anda, jadi Saya agak sedikit khawatir nasibnya sama dengan beberapa kawan-kawan yang mengambil langkah tersebut diawal berbisnis.
 
Untuk memproduksi sendiri, sangat-sangat dibutuhkan modal dan effort tinggi. Belum kalau misalkan barang tersebut engga habis. Itu jadi masalah baru lagi.
 
Yang paling parah….
 
Kalau sampai Anda sudah memproduksi sendiri kemudian produk Anda engga habis semua, maka momentum semangat berbisnis Anda pasti akan sangat sangat drop! Ini yang harus diwaspadai. Momentum hilang.
 
Karena saat momentum hilang, Anda akan membutuhkan effort lebih untuk bangkit lagi. Engga semudah yang Anda bayangkan. Percaya Saya.
 
Untuk itu, Saya sangat menyarankan lebih baik Anda tes pasar dulu dengan cara ikut orang lain.
 
  • Anda ingin jadi pengusaha hijab? Jadi reseller hijab.
  • Anda ingin jadi pengusaha snack? Jadi reseller snack.
  • Anda ingin jadi pengusaha properti? Jadi agen properti.
 
Itu semua dilakukan supaya Anda bisa menekan resiko dalam memulai sesuatu yang lebih besar. Engga cukup hanya bismillah! Anda juga harus ITQAN. Apa itu ITQAN?
 
Teliti, Hati-hati, sepenuh hati, bermutu tinggi.
 
Sekali lagi, memproduksi sendiri di usia muda sama sekali engga salah. Kalau Anda tetap mau awal berbisnis langsung produksi, silakan. Tapi bukan itu saran Saya.
 
Saya sudah menghabiskan waktu di lapangan untuk berdagang & berbisnis sejak SMP (2008 lalu). Dan Saya tarik kesimpulan, kalau baru awal berbisnis lebih baik ikut orang dulu. Membangun momentum sendiri untuk berbisnis supaya semangat itu engga hilang secara instant.
 
Dan kawan-kawan yang mengikuti Kelas Private Bisnis Online Saya pun, ada beberapa yang curhat karena salah langkah ini. Mereka mulai dari produksi baru ke distribusi. Produk udah bagus banget, eh pasar malah ga ada yang mau.
 
Atau… engga tau cara masarinnya.
 
Biasanya, Saya merombak dari awal kegiatan distribusinya dari awal, dan dijalankan setelah kelas dengan Saya selesai. Alhamdulillah, tertolonglah itu. Salah satunya manfaatin Facebook & Instagram Ads.
 
Kenapa langsung Ads?
 
Karena dengan Ads, Anda langsung diarahkan ke orang-orang yang memang tertarget. Anda yang menjemput bola.
 
Bukan seperti akun biasa, yang buat konten terus tapi yang merhatiin sedikit.
 
Di posisi seperti itu, pergerakan harus cepat. Salah satunya bisa gunakan fitur Ads.
 
Apalagi sekarang begitu mudahnya akses menjadi reseller atau dropshipper. Fokus Anda adalah berjualan. Sudah. Berjualan. Latih terus skill itu. Bila ditengah jalan orderan Anda luarbiasa banyak, maka silakan Anda berpaling menjadi produsen. Kenapa? Karena Anda sudah paham lapangannya. Engga gegabah.
 
Kalau Anda awal-awal berbisnis sekali kemudian Anda dibebankan banyak hal seperti Produksi, SDM, dan Distribusi, maka Anda seperti balita yang dikasih makan untuk porsi mukbang (makan dalam porsi besar). Muntah!
 
Kalau Anda tanya kenapa Saya bisa bekerjasama dengan banyak orang dan banyak bisnis, karena Saya mendalami skill Marketing tersebut. (Psttt.. Kalau Anda belum tau apa saja bisnis yang sedang Saya jalani saat ini, silakan ke instagram Saya @hebosto, dan lihat profil Saya).
 
“Paham marketing, InsyaAllah bisnis apapun jadi paham masalah distribusinya.”
 
Untuk itu, mulai lebih strategis dan taktis dalam menjalankan pilihan hidup. Mulai selektif. Bukan apa-apa, supaya Anda lebih berhasil lagi kedepannya dan lebih bijak lagi memilih jalan.
 
Memang betul yang penting jalan dulu. Itu berlaku kalau Anda minim ilmu. Tapi disini Saya berusaha memberikan sebuah perspektif, bahwa hidup kita itu tidak semudah diatas kertas. Engga semudah teori. Paham ya?
 
Silakan tonton penjelasan Saya seputar memulai bisnis online beberapa waktu lalu di IGTV dengan menjadi Reseller & Dropshipper dibawah sini :
 

Setelah Anda melihat dan menyimak penjelasan Saya, sekarang Saya akan berikan rekomendasi bisnis online untuk menjadi Reseller di produk-produk mereka.

Rekomendasi ini berdasarkan pengalaman Saya. Saya memilih mereka karena bagi Saya selain keuntungannya bagus, pelayanan mereka juga “NEWBIE FRIENDLY”, alias ramah kepada para pemula.

Berikut listnya :

Kalau Dropship, biasanya Saya cari supplier dari Tokopedia dan Shopee. Detailnya tonton di video berikut ini ya!

Kalau di Kelas Private Bisnis Online Saya, Saya sudah siapkan list-list supplier di Tokopedia yang produknya BEST SELLER. Jadi Anda akan enak banget kalo jualinnya menggunakan FB & IG Ads. Cocok banget buat Anda yang mau mulai berjualan online diawal-awal.

Kalau Anda sudah menyaksikan sampai tuntas, selanjutnya silakan baca tulisan berikutnya. Anda akan mulai belajar tentang Distribusi Produk alias M-A-R-K-E-T-I-N-G.

Sekarang ya.. Supaya Anda tuntas belajarnya.

BACA LAGI, KLIK AJA :

Produk Anda Sepi Pembeli? Ini Solusinya…

Mau tanya jawab? Hubungi Saya disini :

Instagram : @hebosto

Hebosto.com is registered Trademark of PT. A & H Ciptamedia Kreasi Pratama

Copyright 2019 Hebosto.com

PRIVACY POLICY

TERMS AND CONDITIONS

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *